Senin, 09 Maret 2015

Chinese Food Jumbo di Condong Catur


Menu-menu Tionghoa memang sudah melekat di hati para pecinta kuliner Jogja. Berbagai menu yang sudah dihafal seperti kwetiaw dan nasi goreng seafood. Nah, di area kampus UII Ekonomi, Jogja, ada warung chinese food baru yang kini jadi jujugan para mahasiswa. Namanya Warung AD.
Berlatar belakang cabang dari Bumijo yang sudah dikenal banyak orang, warung AD kini membuka cabang di Jalan Mancasan 129 Condong Catur Jogja. Tepatnya di depan Fakultas Ekonomi UII. Dari perempatan UPN Ringroad, ke utara. Warung AD berada di kanan jalan. Warung ini menjadi idola bagi para mahasiswa setempat karena rasa dan porsi yang aduhai. Satu porsi yang disajikan cukup untuk dua orang lho. Jika baru pertama kali singgah, pasti akan tercengang melihat porsi yang disajikan.
Menu-menu yang mereka sajikan ada berbagai macam jenisnya. Tapi lebih banyak didominasi oleh chinese food. Ada nasi goreng, bakmi, kwetiaw, ayam, capcay, aneka cah sayur, gurami, udang, cumi, sup dan Ikan. Pilih dan sesuaikan dengan selera lidah kalian masing-masing. Tapi untuk minumannya cukup minim pilihannya, karena mereka hanya menyediakan teh botol, jeruk, teh, milo, tape dan kopi instan.
Menu rekomendasi di sini ialah nasi goreng hongkong dan kwetiaw goreng seafood. Nasi goreng hongkong merupakan nasi goreng yang dimasak dengan kecap inggris, sehingga tidak berwarna cokelat karena kecap biasa. Kedua menu tersebut mampu menyihir para pengunjung untuk datang kembali. Harga yang ditawarkan sesuai dengan standar Chinese food yang lain. Berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000. Murah, bukan?

Minggu, 08 Maret 2015

Uji Nyali dengan Kuliner Granat


Di mana saja dan kapan pun, banyak orang menyantap bakso sebagai pilihan menu ringan, namun menyegarkan. Biasanya bakso memiliki rasa gurih. Karena campuran daging sapi sangat kental di dalamnya. Namun, di daerah Babarsari, tepatnya Ruko Raflesia, depan SMAN 1 Depok, ada tempat yang bernama Bakso Granat Pedas. Nah, lho!
Dari namanya saja sudah bisa ditebak jika rasa bakso yang disajikan terasa pedas dan meledak-ledak di mulut. Bentuk baksonya tetap  bulat, besar, dan tampak kemerahan. Rasa pedas seketika langsung terasa di mulut begitu memakannya. Irisan cabe kecil-kecil yang disertakan dalam adonan bakso sapi ini benar-benar efektif membuat pengunjung  kepedasan. Ternyata, di dalam bakso itu ada potongan cabe-cabe merah yang membuat mulut seolah akan meledak. Lalu ketika menyuap kuah bakso, lidah juga  terasa terbakar.
Untuk mengobatinya, dihadirkan aneka minuman yang menyegarkan. Antara lain Pink Lady yang berwarna merah muda. teh gentong, lemon tea, kelapa muda, orange blossom, blue ocean, dan khusus untuk es teh gratis. Untuk menu di warung ini sendiri disajikan Bakso Granat Pedas, Bakso Granat Omdo, Bakso Granat Jomblo, Mie Ayam Bakso Rock, Mie Ayam Bakso Granat, dan sebagainya dengan harga mulai dari Rp9.000. Jika Anda  suka pedas, rasakan pedasnya bakso ini!

Kamis, 05 Maret 2015

Ayam Bakar Nusantara, Masaknya Pakai Arang Batok Kelapa


Rempah-rempah adalah warisan kekayaan yang tak ternilai dari bumi Nusantara. Sejak ratusan tahun yang lalu, bangsa-bangsa dari seluruh penjuru dunia datang ke tanah air untuk mendapatkan hasil bumi tersebut. Ayam bakar nusantara menyajikan resep warisan nenek moyang yang kaya cita rasa dari rempah rempah pilihan.
Ayam Bakar Nusantara layak disebut ikon kuliner kota Bantul karena kuliner ini benar-benar mengeksploitasi kekayaan rempah-rempah nusantara dipadu dengan cita rasa khas Bantul yang mengedepankan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas dengan aroma yang cukup berani.
Menu ayam bakarnya yang terkenal adalah ayam kampung muda dengan sambal rempah nusantara. Ayam yang dibakar menggunakan arang batok, membuat bakarannya menggugah selera. Daya tarik kelezatan ayam bakar nusantara memang telah menjadi magnet bagi penduduk sekitar Bantul. Bahkan banyak pengunjung yang berasal dari kota Jogja datang untuk menikmati ayam bakar ini.
Menu ayam bakar yang disajikan terasa enak, empuk, gurih manis cocok untuk segala umur termasuk kalangan lanjut usia yang ingin merasakan ayam bakar yang empuk. Dengan sambal rempah nusantara yang disajikan bersama ayam bakar, menambah nafsu makan untuk  yang suka pedas.
Tempat  ini juga melayani pemesanan nasi box dari berbagai harga. Minumannya pun tak kalah enak. Disediakan dari es teh, es jeruk, wedang uwuh, teh poci, jus buah naga, hingga es teler. Hmm, nyamleng sekali. Jika ingin mencicipi menu-menu ini, datang saja ke Jalan Bantul Melikan Lor Km 10 Bantul tepatnya sebelah utara Masjid Agung Manunggal Bantul.

Mengulik Hidangan ayam Bakar dengan Trancam


Sepanjang Jalan Affandi, Jogja memang dikenal dengan kuliner penyetan. Mulai dari ayam, bebek, udang hingga iga penyet. Namun di salah satu rumah makan di jalan yang dulu terkenal sebagai Jalan gejayan ini terdapat menu ayam bakar dengan didampingi sambal bawang dan sayur trancam.
Menu trancam terlihat sangat sederhana, namun rasanya sangat luar biasa nikmat. Trancam mentimun sangat cocok dinikmati di segala musim. Trancam sayur adalah salah satu masakan tradisional Indonesia yang menyehatkan. Bagaimana tidak? Resep makanan sehat ini menggunakan aneka sayur sebagai bahan bakunya. Resep trancam sayur menyehatkan ini sangat cocok dihidangkan sebagai menu pembuka untuk aneka resep masakan utama. Pasalnya, rasanya yang berbumbu cukup ampuh menggugah selera.
Rasa sambal bawangnya yang merasuk ke setiap bagian ayam tersebut terasa begitu pedas menggigit dan lezat sekali. Rasa pedas yang dijamin akan membuat siapapun ketagihan. Kemudian sayur trancamnya yang memberi sensasi kesegaran di tengah rasa pedas yang  alami. Hmm, benar-benar satu set yang lengkap dan kaya akan  rasa.
Beralamat di Jalan Affandi 28, Gejayan, Jogja. Nama rumah makannya ialah Ayam Penyet Suroboyo. Menu utama di tempat ini memang Ayam Penyet, namun tidak hanya ayam penyet saja berbagai menu penyetan juga hadir ditempat ini diantaranya Iga Penyet, Pecel Lele, Bebek Penyet, dan lainnnya. Harga satu set Ayam Penyet dibandrol Rp 16.000.

Selasa, 17 Februari 2015

Duduk di Trotoar demi Bakso Urat Pak Koboi Patangpuluhan


Bakso di warung ini sebenarnya tidak begitu spesial. Karena dalam satu mangkuk  bakso komplit hanya terdapat lima buah bakso, mie dan pangsit goreng sama seperti bakso kebanyakan. Namun, saat menyantap bakso urat beserta kuahnya, langsung terasa perbedaannya. Rasa baksonya enak karena terbuat dari urat dan daging sapi. Pangsit gorengnya pun garing dan gurih. Ditambah kuah baksonya yang membuat rasa jadi juara.
Orang selalu ramai mengunjungi warung bakso ini. Padahal penjualnya tidak memasang papan nama atau banner di gerobak baksonya seperti kebanyakan. Lebih tepatnya warung bakso pinggir jalan yang tidak punya bangunan tetap dan hanya ngetem di pinggir jalan yang sama. Mencicipi bakso di warung ini, pembeli harus lesehan di trotoar jalan dan duduk di kursi plastik yang empet-empetan. Tapi itulah keunikan kuliner Jogja.
Penjual baksonya pun sangat nyentrik. Memakai kaos hitam, bertopi ala koboi, dan memakai tas pinggang. Dengan cekatan si penjual meracik bakso untuk pembeli yang mengantre. Harga seporsi bakso komplit dihargai Rp8.000. Untuk minumannya tersedia es teh, teh panas, es jeruk, dan jeruk panas. Jika ingin mencicipi bakso urat ini diharap datang sebelum jam 9 malam ya. Meski buka jam 5 sore hari, kadang sebelum jam 9 malam sudah habis. Penasaran? Pingin nyoba? datang saja ke Patangpuluhan, Jogja.

Senin, 16 Februari 2015

Ayam Preksu, Benar-benar Preksu!


Menggunakan nama preksu dalam sebuah warung  ternyata cukup sukses untuk mendatangkan banyak pelanggan. Preksu, yang kala diucapkan mirip-mirip umpatan gojegan khas Jogja, sepertinya sengaja dipilih untuk diferensiasi.
Maklum, memang banyak warung ayam geprek yang berada di Jogja ini. Namun jika dipadukan dengan susu, akan beda ceritanya.
Preksu atau  ayam geprek dan susu merupakan menu baru di kancah kuliner Jogja. Warung makan ini berada di pinggir Jalan Colombo, Samirono. Tepatnya di depan Indomaret Point atau sebelah Barat UNY. Cat temboknya juga berwarna ngejreng merah yang memudahkan pelanggan untuk mengenali warung ini.
Namanya yang unik membuat orang penasaran mencicipi kelezatan kuliner pinggir jalan ini. Menu yang disajikan juga sangat sederhana, yaitu Ayam geprek, aneka olahan susu, dan mie instan. Konsep sederhana dengan menu spesial Ayam Goreng Geprek ini mampu memanjakan perut pelanggan. Karena pembeli bebas memilih  jumlah cabai sesuai selera dan porsi nasi yang bebas. Setiap porsi ayam geprek di warung preksu ini ditemani oleh  tumis sawi dan wortel.
Di sini pilihan lauknya ada ayam, tahu, telur, tempe dan terong. Sementara pilihan ayam gepreknya bisa digoreng biasa, cripsy,  dan ditambah keju parut. Selain itu, menu susunya juga tak kalah enak dengan berbagai varian rasa seperti susu vanilla dan susu coklat. Baik panas maupun dingin. Jika tidak doyan susu, tersedia es teh. Harga relatif murah, cukup dengan Rp.8.000 saja Anda bisa menyantap satu porsi ayam geprek

Jumat, 13 Februari 2015

Warung Untuk Pecinta Balungan Super Pedas


Jogja memiliki satu lagi kekayaan kuliner yang pantas dicoba. Menu itu adalah tulang (balung) yang disajikan dalam masakan sop dan gulai ada di Jogja. Warung ini cukup menjadi bahan perbincangan di dunia kuliner Jogja.
Warung Sogul atau Sop dan gulai tepatnya. Sogul menjual Sop dan Gule Ayam Kampung setiap pukul 18.00-23.00 WIB ini. Warung yang berdiri sejak September 2010 ini  terbilang kecil, namun cukup padat pengunjung.
Sogul atau sop dan gulai mungkin sudah banyak dikenal oleh banyak masyarakat. Namun berbeda dengan warung Sogul di Jogja. Walaupun ada beberapa menu Sop dan gulai yang disediakan, namun menu balungan wajib coba. Balungan ini cocok untuk dijadikan menu makan malam. Sensasi makan tulang yang berbalut bumbu pedas ternyata banyak diminati banyak masyarakat.
Balungan ini dimasak mirip dengan rica-rica. Lada hitam, kecap, bawang putih, saus tiram merupakan merupakan bumbu yang digunakan. Untuk rasa pedasnya pengunjung bisa memesan sendiri seberapa cabai yang ingin dimasak dengan balungan. Tentu tak terbayangkan jika memesan dengan banyak cabai. Pedasnya akan sangat terasa dalam tiap balungan yang disruput. Kalau di warung ini cabainya sudah dihaluskan, sehingga takarannya per sendok teh. Begitu juga dengan gulai dan sop ayamnya, sangat terasa gurih serta bumbunya yang sangat berani. Berani mencoba? Datang saja ke Jl. C. Simanjuntak 24/A, Terban.